Showing posts with label Networking. Show all posts
Showing posts with label Networking. Show all posts

Wednesday, 17 April 2019

Pengertian Platform as a Service (PaaS), Kelebihan Dan Kekurangannya Lengkap


Pengertian Platform as a Service (PaaS)

Platform-as-a-Service menawarkan lingkungan runtime untuk aplikasi. Serta menawarkan alat pengembangan dan penyebaran yang dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi. PaaS memiliki fitur tool point-and-click yang memungkinkan orang yang tidak jago ngoding dapat membuat aplikasi web.

App Engine Google  dan Force.com adalah contoh dari vendor penawaran PaaS. Pengembang dapat log on ke situs ini dan menggunakan built-in API untuk membuat aplikasi berbasis web.


Tapi kelemahan menggunakan PaaS adalah ketergantungan user terhadap vendor penyedia PaaS. Sebagai contoh, sebuah aplikasi yang dibuat menggunakan bahasa python dengan API Google, menggunakan App Engine of Google , anda hanya bisa menjalankan aplikasi anda di app engine google, tidak bisa di jalankan di Force.com atau vendor-vendor penyedia PaaS lainya.

Gambar di bawah menunjukkan bagaimana PaaS menawarkan API dan development tools kepada developer dan bagaimana cara membantu end user untuk mengakses aplikasi bisnis.
 


Jenis Platform as a Service (PaaS)

Berdasarkan fungsinya, PaaS dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis seperti ditunjukkan pada diagram di bawah:


Application delivery-only environments
Pengiriman aplikasi PaaS mencakup skala permintaan dan keamanan aplikasi

Stand-alone development environments
PaaS yang berdiri sendiri bekerja sebagai entitas independen untuk fungsi tertentu. Ini tidak termasuk lisensi atau dependensi teknis pada aplikasi SaaS tertentu.

Open platform as a service
Open PaaS menawarkan open source software yang membantu Paas provider untuk menjalankan aplikasi nya

Add-on development facilities
Add-on yang mengijinkan user untuk mengcustomize Saas yang sudah ada.

Karakterisitik Platform as a Service (PaaS)

Berikut adalah karakteristik dari model layanan PaaS:
  • PaaS menawarkan development environment  berbasis browser. Hal ini memungkinkan pengembang untuk membuat database dan mengedit kode aplikasi baik melalui Application Programming Interface atau tool point-and-click.
  • PaaS menyediakan service interface, Keamaanan aplikasi.
  • PaaS menyediakan alat built-in untuk menentukan alur kerja, proses persetujuan, dan peraturan bisnis.
  • Sangat mudah untuk mengintegrasikan PaaS dengan aplikasi lain pada platform yang sama.
  • PaaS juga menyediakan layanan web interface yang memungkinkan kita untuk menghubungkan aplikasi di luar platform.

Kelebihan Platform as a Service (PaaS)


Berikut adalah Kelebihan dari Platform as a Service (PaaS):
  • Menurunkan biaya administrasi - Pelanggan tidak perlu repot dengan administrasi karena ini adalah tanggung jawab penyedia cloud.
  • Menurunkan total biaya Pembelian Hardware / Software - Pelanggan tidak perlu membeli perangkat keras, server, power, dan penyimpanan data yang mahal.
  • Menentukan Sumber daya - Sangat mudah untuk mengukur sumber daya secara naik atau turun secara otomatis, berdasarkan permintaan mereka.
  • Software dan Hardware yang terbaru - Ini adalah tanggung jawab penyedia cloud untuk memperbaharui versi dari software atau hardware nya.


Permasalahan Platform as a Service (PaaS)


Berikut adalah permasalahan dari Platform as a Service (PaaS):
  • Tidak bisa multi platform - Meskipun standar bahasa pemograman yang digunakan antar platform,  namun penerapan layanan platform mungkin berbeda. Misalnya, antarmuka file, antrian, atau tabel hash dari satu platform mungkin berbeda dari yang lain, sehingga sulit untuk mentransfer beban kerja dari satu platform ke platform lainnya.
  • Penjadwalan prosesor berbasis proyek - Aplikasi PaaS adalah event-oriented yang menimbulkan kendala sumber daya pada aplikasi, yaitu, mereka harus menjawab permintaan dalam interval waktu tertentu.
  • Keamanan aplikasi PaaS - Karena aplikasi PaaS bergantung pada jaringan, mereka harus secara eksplisit menggunakan kriptografi dan mengelola eksposur keamanan.


Referensi :
http://phintraco.com/definisi-keuntungan-platform-as-a-service-paas/
http://www.cbtp.co.id/blog/110-platform-as-a-service-layanan-platform.html
http://www.sistem-informasi.xyz/2017/07/pengertian-platform-as-service-paas.html

Friday, 14 December 2018

Pengertian Network ID Dan Host ID


Network ID dan Host ID Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu network ID dan host ID.

Network ID adalah bagian dari IP address yang menunjukkan di jaringan mana komputer tersebut berada sedangkan Host ID menunjukkan workstation, server, router, dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut. Contoh pengalokasian IP address adalah sebagai berikut. Akan dibuat sebuah jaringan yang menghubungkan tiga buah komputer. 



Langkah yang dilakukan adalah menentukan network ID dan host ID. Network ID digunakan untuk menunjukkan host TCP/IP yang terletak pada jaringan yang sama. Semua host pada satu jaringan harus memiliki network ID yang sama. Dengan begitu, sebagai contoh pemberian network ID untuk jaringan tersebut adalah 192.168.1.xxx.

Host ID digunakan untuk menunjukkan suatu host dalam jaringan. Setiap antarmuka jaringan harus memiliki host ID yang unik.


Referensi :
http://imamyusufprime.blogspot.com/2013/10/v-behaviorurldefaultvmlo.html
https://aryahabibur.blogspot.com/2017/09/jelaskan-apa-yang-dimaksud-dengan.html

Pengertian Broadcast Dan Fungsinya Pada Jaringan


Apa yang dimaksud dengan Broadcast? Saat kita melakukan konfigurasi jaringan komputer tentu kita akan mengenal yang namanya broadcast. Pada IP Address pada jaringan komputer kita akan mendapati IP Network dan IP Broadcast.

Pengertian Broadcast

Broadcast adalah sebuah metode dalam pengiriman data dimana data akan dikirim ke banyak titik sekaligus tanpa melakukan pengecekan apakah alamat yang dituju siap untuk menerima data atau tidak dan juga pengiriman paket juga tidak memperdulikan apakah data tersebut sampai pada alamat yang dituju atau tidak.


Dalam jaringan komputer, Broadcast adalah proses pengiriman paket data ke banyak penerima sekaligus. Misalnya, jaringan area lokal dapat dikonfigurasi sehingga perangkat apapun di jaringan dapat menyiarkan pesan ke yang lain.

Bila perangkat jaringan ingin menyiarkan, ia mentransmisikan paket data ke alamat broadcast jaringan. Perangkat keras jaringan, seperti router atau switch, mereka melakukan pekerjaan pengiriman paket  ke setiap perangkat lain dalam grup. Grup perangkat yang memenuhi syarat disebut domain broadcast.

Jenis komunikasi ini juga disebut all-to-all, karena setiap perangkat bisa mentransmisikan pesan secara simultan ke setiap perangkat lain.

Jaringan broadcast didukung oleh IPv4, protokol jaringan yang digunakan oleh sebagian besar Internet saat ini. Namun, protokol IPv6 yang lebih baru memberhentikan pernyiaran yang mendukung multicasting.

Pada jaringan komputer kita juga akan mengenal yang namanya IP Broadcast. IP Broadcast pada jaringan komputer biasanya merupakan IP address terakhir pada network tersebut sehingga IP Address tersebut tidak dapat digunakan untuk komputer client. sebagai contoh IP Broadcast adalah jika kita melakukan konfigurasi IP Address 192.168.1.1 dengan Subnetmask 255.255.255.0 maka IP Broadcast pada jaringan tersebut adalah 192.168.1.255.


Pada prinsipnya Broadcast terbagi menjadi 3 kategori yaitu broadcast domain, broadcast address dan broadcast storm. Apakah yang dimaksud dengan broadcast domain, broadcast address dan broadcast storm? Berikut adalah definisi dari masing-masing broadcast tersebut:
  1. Broadcast Domain adalah sebagai seluruh device atau perangkat yang bisa mengetahui sinyal yang berasal dari perangkat network tertentu yang berada dalam satu segmen.
  2. Broadcast address adalah suatu alamat yang isinya bit 1 semua, bisa memberi alamat pada semua terminal yang berhubungan dengan jaringan tersebut.
  3. Broadcast storm adalah biasa juga disebut dengan loop, yaitu suatu kondisi yang dimana paket yang dikirimkan dari sumber berputar-putar di jaringan. Penyebabnya ialah kesalahan pada desain jaringan.
Referensi :
https://www.astronkomputer.com/2017/08/definisi-dan-fungsi-broadcast.html
http://www.teorikomputer.com/2016/01/pengertian-broadcast-pada-jaringan.html

Wednesday, 13 June 2018

Pengertian FTP, Fungsi, Kekurangan Dan Cara Kerjanya Lengkap


PENGERTIAN FTP
FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol internet yang digunakan untuk urusan pengiriman data dalam jaringan komputer, seperti upload dan download file yang dilakukan oleh FTP client dan FTP server. Layanan FTP bisa diatur menjadi FTP public, dimana semua orang bisa mengakses data-data yang ada di server FTP dengan mudah. Selain dapat diatur menjadi FTP public, layanan FTP ini juga bisa diatur agar tidak semua orang dapat mengakses data-data yang ada di server, jadi hanya pengguna terdaftar saja yang memiliki izin untuk mengakses data-data tersebut.

FTP berkerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (yang menggunakan port nomor 21). Port 21 ini digunakan untuk mengirimkan command (perintah). Oleh karena port 21 dimaksudkan khusus untuk mengirimkan command, maka port ini sering juga disebut dengan nama command port. Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung. Terdapat beberapa persyaratan untuk menggunakan FTP, yaitu :

1. Pada komputer pengguna sudah terinstall FTP Client, seperti misalnya FileZilla.
2. Pengguna memiliki cukup informasi tentang FTP server yang ingin terhubung dengan komputer. Informasi tersebut mencakup :
  • Alamat FTP Server, yang bentuknya mirip dengan alamat domain sebuah website. Alamat FTP Server biasanya diawali dengan kata ftp, misalnya saja : ftp.namadomain.com atau ftp://ftp.namadomain.com. Pada beberapa kasus, alamat FTP Server juga diberikan dalam bentuk IP address, seperti misalnya : 61.185.225.87.
  • Username dan password. Beberapa FTP server memang membiarkan para client mengakses data secara anonim, namun beberapa memerlukan inputan username dan password yang harus diketahui oleh client.

FUNGSI FTP
FTP mempunyai banyak fungsi yang menguntungkan penggunanya, antara lain sebagai berikut:
  1. Kita bisa melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, meskipun file tersebut berukuran sangat besar.
  2. Pemilik website bisa melakukan back-up data website dengan mudah berkat FTP.
  3. Kita bisa melakukan indirect ataupun implicit remote computer.
  4. FTP menyediakan pengiriman data yang reliabel dan efisen. Setiap user tak membutuhkan tahapan-tahapan yang rumit untuk bisa mendapatkan atau mengirim sebuah file.
  5. FTP memfasilitasi setiap user untuk melakukan transfer data secara dua arah. Dengan kata lain, jika FTP digunakan dalam suatu perusahaan, maka pemimpin bisa dengan mudah mengirimkan data kepada karyawannya. Begitu juga sebaliknya, asalkan menggunakan server yang sama.
  6. Progress transfer data tidak akan hilang meskipun koneksi terputus.
  7. Pengiriman data bisa dilakukan dengan mudah dan terorganisir.

2 JENIS KONEKSI FTP
KONEKSI AKTIF FTP
Ketika sambungan aktif dijalankan, klien dari port tinggi mengirim permintaan ke port 21 pada server. Kemudian server membuka sambungan data ke klien dari port 20 ke range port tinggi pada mesin klien. Semua data yang diminta dari server kemudian dilewatkan melalui koneksi ini.

KONEKSI PASIF FTP
Ketika sambungan pasif (PASV) dijalankan, klien dari port tinggi mengirim ke port 21 pada server, klien meminta server FTP untuk membentuk koneksi port pasif,  yang dapat dilaksanakan pada port yang lebih tinggi dari 10.000. Server kemudian mengikat ke port nomor tinggi untuk sesi khusus ini dan menyerahkan nomor port kembali ke klien.

Klien kemudian membuka port baru yang telah disetujui untuk koneksi data. Setiap data meminta klien untuk membuat hasil dalam koneksi data terpisah. Kebanyakan klien FTP modern mencoba untuk membuat sambungan pasif ketika meminta data dari server.

TERMINOLOGI DAN KOMPONEN-KOMPONEN PROSES FTP
Komponen-komponen proses FTP pada Server
Pada proses FTP server terdiri dari dua elemen protokol yaitu:
  1. Server Protocol Interpreter (Server-PI) adalah Juru bahasa/penghubung protocol yang bertanggung jawab untuk mengatur control koneksi pada server. Ia mendengarkan pada port khusus untuk FTP (port 21) untuk permintaan sambungan FTP yang masuk dari user (klien). Saat sebuah sambungan terjadi, ia menerima perintah dari User-PI, mengirim jawaban kembali dan mengelola proses transfer data server.
  2. Server Data Transfer Process (Server-DTP) adalah DTP pada sisi server digunakan untuk mengirim atau menerima data dari atau ke User-DTP (biasanya port 20). Server-DTP mungkin tidak hanya membangun sebuah koneksi data atau mendengarkan suatu koneksi data yang dating dari user. Ia juga berinteraksi dengan file system server local untuk menulis dan membaca file-file. 

Komponen-komponen proses FTP pada User
Proses FTP user terdiri dari tiga elemen protokol:
  1. User Protocol Interpreter (User-PI): Juru bahasa/penghubung protokol yang bertanggung jawab untuk mengatur kontrol koneksi pada klien. Ia menginisiasi sesi FTP dengan mengirimkan permintaan ke Server-PI. Saat sebuah sambungan terjadi, ia memroses perintah dari User-PI, mengirimkannya ke Server-PI dan menerima jawaban-jawaban kembali’ Ia juga mengelola proses transfer data user.
  2. User Data Transfer Process (User-DTP): DTP pada sisi user digunakan untuk mengirim atau menerima data dari atau ke Server-DTP. User-DTP mungkin tidak hanya membangun sebuah koneksi data atau mendengarkan suatu koneksi data yang dating dari server. Ia juga berinteraksi dengan file system komponen-komponen local klien.
  3. User Interface: Antar muka user menyediakan antar muka FTP yang lebih “friendly” untuk pengguna manusia. Ia memungkinkan penggunaan perintah fungsi FTP yang berorientasi pada pengguna ketimbang perintah internal FTP kriptik, dan juga memungkinkan untuk menyampaikan pada pengguna hasil dan informasi sesi FTP yang dilakukannya.

KEKURANGAN FTP
Meski memiliki manfaat yang cukup besar dalam pertukaran data, sesungguhnya FTP juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain sebagai berikut:
  1. Sistem FTP sudah cukup tua. Jika kamu tidak memiliki latar belakang pendidikan IT atau tak begitu familiar dengan dunia IT, kamu akan kesulitan dalam menggunakan FTP.
  2. Jika tak memiliki pengetahuan yang mendalam tentang FTP, user bisa saja melakukan kesalahan dengan menghapus keseluruhan data dengan satu kali klik.
  3. Tak bisa mengubah kepemilikan dari suatu file.
  4. FTP tak begitu aman sebagai media transer data karena tidak memiliki fitur enkripsi, kecuali jika kamu menggunakan alternatif seperti SFTP.
  5. Jika kamu ingin memiliki FTP server sendiri, kamu harus memiliki komputer server sendiri atau menyewa server yang tentunya menghabiskan uang dalam jumlah banyak.

PERBEDAAN ANTARA FTP CLIENT DAN FTP SERVER
FTP server merupakan server yang bertugas memberikan layanan pengiriman/ tukar menukar data kepada FTP client dengan syarat FTP client harus meminta (request) terlebih dahulu kepada FTP server. Sebuah FTP server dapat bekerja dengan koneksi aktif maupun pasif. Pada koneksi aktif, jika klien membuka sebuah port, maka server secara otomatis terkoneksi dengan aktif. Jika Anda terhubung dengan FTP server secara aktif, maka Anda perlu mengatur firewall untuk menerima koneksi ke sebuah port yang akan dibuka oleh FTP client. FTP server aktif biasanya menggunakan 20 port sebagai port datanya.
Sedangkan FTP client merupakan komputer/ perangkat yang meminta layanan tukar-menukar data kepada FTP server. Setelah terkoneksi dengan FTP server, FTP client dapat melakukan proses download, upload dan lain sebagainya sesuai dengan izin yang telah diberikan oleh FTP server sebelumnya. Kebanyakan FPT Client memilih untuk menggunakan koneksi pasif secara default, karena admin server menganggap hal tersebut lebih aman. Dengan menggunakan koneksi pasif, maka semua koneksi yang dimulai dari luar akan langsung terkena blok. Dengan mode pasif, FTP Client lah yang meminta server untuk membuat koneksi.

Beberapa contoh FTP client antara lain coreFTP (Windows), FileZilla (Windows), cuteFTP (Windows), dan CyberDuck (Mac). Sebetulnya, FTP Client hanyalah aplikasi atau tool yang dapat digunakan untuk mengakses FTP. Terdapat tool lainnya yang dapat digunakan pula untuk mengakses FTP, diantaranya :
  • Web browser : Walaupun sebetulnya tidak begitu direkomendasikan, tapi sebetulnya Anda dapat menggunakan FTP pada sebagian besar web browser.
  • HTML Editor : Misalnya Adobe Dreamweaver yang dapat terhubung dengan FTP sehingga pengguna komputer dapat melakukan pengeditan website pada web server secara langsung.
  • File Explorer : Anda juga dapat mengakses FTP melalui File Explorer (atau Windows Explorer) dengan terlebih dahulu mengetikkan alamat FTP servernya.

CONTOH FTP
Setelah mengetahui banyak hal yang berkaitan dengan File Transfer Protocol (FTP), maka anda juga harus mengetahui contoh aplikasi FTP. aplikasi File Transfer Protocol (FTP) ada yang berbasis graphic / GUI (Graphical User Interface) dan ada juga yang berbasis teks (DOS). Berikut adalah contoh aplikasi File Transfer Protocol Server dan contoh aplikasi File Transfer Protocol.

1. Aplikasi File Transfer Protocol Server
  • Vsftpd
  • IIS
  • Proftpf

2. Aplikasi File Transfer Protocol Client
  • WsFTP
  • GetFTP
  • CuteFTP
  • SmartFTP
  • File Zilla
  • Fire FTP

CARA KERJA FTP
Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server. Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.
Untuk cara kerjanya, secara umum terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data. FTP dapat bekerja dalam mode aktif dan mode pasif, yang menentukan bagaimana koneksi data terbentuk. Pada kedua mode, client membuat sebuah kontrol TCP dari port N menuju FTP server port 21.
  • Pada mode aktif, client mulai menyimak koneksi data yang datang dari server pada port M. Kemudian client mengirimkan FTP command port M untuk menginformasikan kepada server, port mana yang harus disimak. Serverk emudian menginisiasi channel data kepada client dari port 20/ port FTP server.
  • Dalam situasi ketika client berada di balik firewall dan tidak mampu menerima koneksi TCP yang datang, dapat digunakan pasif mode. Dalam mode tersebut, client menggunakan kontrol koneksi untuk mengirimkan perintah PASV kepada server, kemudian menerima alamat IP server, alamat server, dan nomor port server.

Referensi :
https://www.kata.co.id/Pengertian/FTP/2589
https://www.nesabamedia.com/pengertian-ftp/
https://www.plengdut.com/konsep-dan-pengertian-file-transfer-protocol-ftp-server/85/

Tuesday, 12 June 2018

Pengertian HTTP, Sejarah, Fungsi Dan Cara Kerjanya Lengkap


PENGERTIAN HTTP
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) merupakan istilah yang diberikan pada sebuah protokol dan dipergunakan untuk mengirimkan dokumen dari WWW (World Wide Web). HTTP dapat pula diartikan sebagai protokol jaringan untuk pendistribusian sistem informasi hypermedia secara kolaboratif.

Protokol HTTP sendiri pertama kali digunakan pada sekitaran tahun 1990. Saat itu, yang dipakai adalah HTTP versi 0,9 yang masih berupa mentahan protokol transfer data. Artinya, data dikirimkan tanpa melihat tipe dokumen yang dikirimkan. Lalu sekitar 6 tahun kemudian pada 1996, terdapat perkembangan dari protokol HTTP sehingga berubah menjadi HTTP versi 1.0. Versi ini masih terus dikembangkan hingga pada 1999 diluncurkan versi 1.1 yang sudah berhasil mengakomodasi proxy, cache,serta koneksi yang persisten.

SEJARAH HTTP

HTTP atau Hypertext Transfer Protocol pertama kali digunakan dalam WWW yaitu sekitar tahun 1990. Protokol HTTP yang digunakan pada saat itu adalah versi 0.9 yang merupakan protokol transfer data dengan data mentah yang dikirimkan tanpa melihat tipe dari dokumen itu sendiri. Selanjutnya pada tahun 1996, protokol HTTP mengalami perkembangan sehingga menjadi protokol HTTP versi 1.0. Dan pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi selanjutnya yaitu 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.

HTTP adalah protokol aplikasi berbasis client server sederhana yang dibangun atas dasar TCP (Transmission Control Protocol). Sebuah klien HTTP biasanya memulai permintaan dengan menciptakan sebuah hubungan ke port tertentu di sebuah server web hosting tertentu. Umumnya port yang digunakan adalah port 80. Klien juga sering dikenal dengan user agent, sedangkan server yang meresponnya dan juga meyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar disebut dengan origin server.

Diantara kedua user agent dan origin server bisa saja ada penghubung, seperti misalnya geteway, tunnel dan proxy. Selanjutnya, sumber yang ingin diakses dengan menggunakan HTTP diidentifikasi dengan menggunakan URL (Uniform Resource Locator) dengan skema URL http: atau https:

FUNGSI HTTP
HTTP atau Hypertest Transfer Protocol berfungsi untuk melakukan format terhadap paket data yang sudah ditentukandan ditransimisikan menjadi sebuah data/file dengan format yang disa direspon oleh browser (google chrome, Mozilla Firefox, Opera Mini, UC Browser) sehingga browser-browser tersebut mamapu memunculkan data yang sudah dikirim.

HTTP memungkinkan setiap komputer dapat mengirimkan dan menerima pesan. Ada banyak protocol pada jaringan komputer yang paling umum digunakan selain HTTP yaitu SMTP, FTP, IMAP, POP3 dan lain-lain.

CARA KERJA HTTP
Secara singkat, cara kerja HTTP dapat dijabarkan sebagai berikut :
  1. Pertama-tama, komputer klien (HTTP klien) membuat sambungan, lalu mengirimkan permintaan dokumen ke web server.
  2. HTTP server kemudian memproses permintaan klien, sementara itu, HTTP klien menunggu respon dari server tersebut.
  3. Web server merespon permintaan dengan kode status data, lalu barulah menutup sambungan ketika telah selesai memproses permintaan.
Pada intinya, dalam kasus HTTP, client terlebih dahulu melakukan permintaan data kepada server, lalu kemudian server mengirimkan respon berupa file HTML yang ditampilkan dalam browser, ataupun data lainnya yang diminta oleh klien.

Sementara itu, HTTPS bekerja dengan menggunakan sublayer berupa SSL atau TLS (Transport Layer Security), tentu berbeda dengan HTTP yang memiliki aplikasi layer biasa. Oleh karena itulah HTTPS sering disebut juga sebagai kombinasi dari HTTP dan SSL/TLS.

PERBEDAAN HTTP DENGAN HTTPS
Setelah mengetahui pengertian HTTP, fungsi dan cara kerjanya, kini kita akan beralih untuk memahami perbedaan antara HTTP dan HTTPS. Paling tidak, ada tiga perbedaan utama antara HTTP dan HTTPS, ditinjau dari tingkat keamanan transmisi data, port yang digunakan, serta kebutuhan SSL. Penjelasan lebih lengkapnya akan dijabarkan dalam poin berikut.

1. Tingkat Keamanan Trannsmisi Data
Perbedaan utama antara HTTP dan HTTPS terletak pada tingkat keamanan data yang ditransmisikan. Jika HTTP tidak sepenuhnya menjamin amannya transmisi data antara server dan klien, sebaliknya HTTPS justru lebih menjamin keamanan data tersebut. Paling tidak, untuk menjaga keamanan data ini ada 3 aspek yang begitu dipertimbangkan oleh HTTPS, yaitu autentikasi server, kerahasiaan data, serta integritas data.

Autentifikasi server berguna untuk proses verifikasi bahwa seorang klien secara sadar memang meminta data tersebut dengan cara berkomunikasi dengan server yang ditujunya. Data tersebut bersifat rahasia, tak dapat ditembus pihak-pihak lain sebab sudah melalui proses enkripsi. Karena sudah dienkripsi, maka terdapat pula integritas data, sebab data tersebut sudah divalidasi MAC (Message Authentication Code)

2. Port yang Dipakai
Perbedaan selanjutnya antara HTTP dan HTTPS adalah port yang dipakai. HTTP sendiri secara default menggunakan port 80, sementara itu HTTPS menggunakan port 443.

3. Kebutuhan Secure Socket Layers (SSL)
HTTP sendiri menggunakan sistem client-server untuk dapat mentransmisikan data. Sementara itu, jika ingin meningkatkan keamanan data menggunakan HTTPS, suatu pihak harus memiliki sertifikat SSL, yaitu teknologi yang memungkinkan dilakukannya enkripsi data yang ditransmisikan antara server dan klien.

SSL ini teramat berguna untuk data-data yang sifatnya rahasia dan penting, seperti misalnya nomor kartu kredit dan login credential. Oleh sebab inilah, kemudian HTTPS banyak digunakan pada situs-situs perbankan, ecommerce, form registrasi, dan di area bisnis lainnya yang sering mengalami eavesdropping dari pihak ketiga. Untuk itulah diperlukan sertifikasi SSL demi menjamin keamanan data yang ditransmisikan oleh klien.


Referensi :
https://blog.idwebhost.com/tips-keren/pengertian-dan-fungsi-dari-http/
http://www.teorikomputer.com/2017/01/pengertian-dan-fungsi-http-hypertext.html
https://www.nesabamedia.com/pengertian-http-beserta-fungsi-cara-kerja-http-dan-perbedaannya-dengan-https/

Pengertian HTTPS, Fungsi, Jenis Dan Cara Kerjanya Lengkap


PENGERTIAN HTTPS
HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah sebuah protocol komunikasi dalam jaringan komputer yang aman karena HTTPS membuat perintah atau data yang melalui protocol HTTPS inidilindungi dengan sistem encryp melalui berbagi format sehingga dengan demikian akan menyulitkan para hacker yang berusaha membajak isi dokumen yang dikirimkan.

Beberapa perusahaan besar sudah menggunakan protocol ini untuk melindungi data dan dokumen milik mereka. HTTPS adalah gabungan dari protocol HTTP dengan SSL/TSL protokol. Seluruh komunikasi yang dilakukan melalui HTTPS akan dienkripsi dan dianalisa dengan tujuan untuk keamanan ketika terjadi transaksi data melalui internet.

FUNGSI HTTPS
Fungsi khusus HTTPS adalah menjaga keamanan data dari hacker yang berniat membajak dokumen ilegal. Sedangkan tujuan HTTPS adalah untuk mengantisipasi terjadinya suatu program error data dan kerusakan pada server akibat adanya koneksi yang disebabkan oleh kerusakan yang dilakukan oleh para ahli hacker yang tidak bertanggung jawab.

MANFAAT DAN KEGUNAAN HTTPS
Cara kerja hacker untuk membajak sebuah file dokumen biasa nya menggunakan tool wireshak, ketika tool ini terkoneksi ke internet maka protokol HTTP akan mudah untuk di jebol pertahanan keamanan nya. Berbeda dengan sistem HTTPS, tool yang digunakan tidak akan mampu menembus keamanan dari sebuah dokumen dengan menggunakan protokol HTTPS.

HARUSKAH BLOG DAN WEBSITE MENGGUNAKAN HTTPS

Untuk sebuah blog, protokol HTTPS bisa dikatakan penting, tapi bisa juga dikatakan tidak.

HTTPS Penting untuk sebuah blog karena:
  1. HTTPS penting untuk sebuah blog, karena akan memberikan suatu pengalaman yang lebih baik kepada pengguna dalam hal kevalidan informasi yang dibaca. Hal ini memang tidak banyak diketahui oleh orang awam, akan tetapi orang yang mempunyai keahlian teknologi pasti paham betul perkara ini.
  2. HTTPS juga penting untuk sebuah blog, karena hal ini menunjukan integritas website anda. Seperti, seberapa pedulikah anda melindungi lalu lintas internet pengunjung. Namun juga bukan berarti website yang tidak menggunakan HTTPS menyepelekan hal itu.

HTTPS tidak penting untuk sebuah blog karena:
  1. HTTPS tidak penting untuk sebuah blog, karena jarang sekali rasanya ada kasus seorang hacker mengubah data atau informasi dalam sebuah blog, kecuali informasi tersebut benar-benar penting.
  2. HTTPS tidak penting untuk sebuah blog, Kebanyakan hacker tidak ingin mengubah atau merusak data-data yang ada di blog. Karena tidak ada keuntungan bagi mereka.

JENIS-JENIS WEBSITE YANG WAJIB MENGGUNAKAN PROTOKOL HTTPS
Jika blog sebenarnya tidak diwajibkan menggunakan protokol HTTPS. Namun dilain sisi, HTTPS adalah barang wajib untuk beberapa website. Dan Inilah website-website yang wajib menggunakan HTTPS :

1. Toko Online
Untuk masuk ke dalam toko online sendiri kita diharuskan login terlebih dulu, lalu memasukan berbagai informasi mengenai kartu kredit untuk dapat membeli produk-produk di toko online tersebut. Oleh sebab itu, untuk menghindari pencurian data, toko online wajib menggunakan protokol HTTPS.

2. Situs (website) Perusahaan
Dalam situs perusahaan biasanya banyak menyimpan informasi-informasi kredibel yang ada sangkutpautnya dengan kelangsungan perusahaan tersebut. Selain itu, situs perusahaan juga terkadang banyak menyimpan data-data kantor atau yang lainnya. Sehingga situs perusahaan sangat penting untuk menggunakan protokol HTTPS.

3. Situs (website) Pemerintahan
Sama halnya dengan situs perusahaan, situs pemerintah juga wajib menggunakan HTTPS. Karena banyak menyimpan data-data dan informasi-informasi yang memang wajib dilindungi.

4. Sosial Media
5. Forum
6. dll

Website-website diatas adalah website yang wajib menggunakan protokol HTTPS. Karena dalam website itu, pemilikk website akan berhubungan langsung kepada pelanggan.

CARA KERJA HTTPS
Secara keseluruhan, cara kerja HTTPS ini akan melewati tiga tahap:

1. Enskripsi
Enskripsi ini bertujuan untuk menjaga keamanan dalam proses pertukaran data. Jadi para pencuri data (Hacker) tidak dapat melihat isi data, melacak aktivitas pengguna, dan sebagainya. Ditahap inilah data-data akan dirubah menjadi sebuah kode acak yang tidak dapat dibaca.

Contohnya kode ini: SW5kb3dvcnguY29t apakah anda bisa membacanya? pasti tidak. Namun jika menggunakan base64 decode, maka anda baru bisa membacanya berupa Indoworx.com.

Seperti itulah proses enskripsi yang dilakukan oleh protokol HTTPS.

2. Intregitas Suatu Informasi Data
Yang ini berfungsi memberikan suatu ke-intiman kepada sebuah informasi atau data. Jadi selama dalam perjalanan dari server menuju komputer/mobile pengguna, informasi-informasi itu akan dilindungi dengan sangat aman. Kurang lebih seperti ini,

Apa yang sedang anda lakukan dan ketika anda sedang memasukan data penting di sebuah website, maka aktivitas itu tidak terdetekasi serta tidak dapat diubah bahkan dirusak oleh para peretas.

Contohnya:
Anda memasukan password rahasia untuk akun sosial media anda. Dan para hacker tidak tahu kapan anda memasukan password tersebut? dan jikapun tahu, mereka tidak dapat mengubah isi data tersebut serta tidak dapat merusak isi data tersebut.

Itulah yang dimaksud dengan integritas suatu informasi data.

3. Autentikasi
Pada tahap autentikasi, server memeriksa apakah anda adalah penerima yang tepat.

Jadi sebelum data-data sampai ke tangan pengguna, server secara otomatis menyelidiki dan membuktikan apakah anda pemilik informasi tersebut. Kalau memang milik anda (valid), maka informasi itu akan disampaikan. Namun jika server mendeteksi data tersebut bukan milik anda (tidak valid) maka informasi tidak akan disampaikan kepada anda (error).

Fungsi HTTPS yang satu ini akan memberikan perlindungan terhadap serangan Man In the Middle (MITM) atau seseorang yang berada di tengah tengah perjalanan yang dapat menyerang data.

Icon
Pengertian



Situs tersebut tidak menggunakan SSL. Ikon ini ditampilkan untuk situs http://. Banyak situs yang tidak perlu menggunakan SSL karena tidak perlu menangani informasi penting. Hindari memasukkan informasi yang sensitif, misalnya informasi kartu kredit Anda atau informasi masuk bank, di laman. Jika sebuah situs yang tidak menggunakan SSL meminta informasi yang sensitif, pertimbangkan untuk menghubungi pemilik situs web.



Google Chrome berhasil membuat sambungan aman dengan situs yang Anda tampilkan. Cari ikon ini dan pastikan bahwa URL memiliki domain yang benar, jika Anda diharuskan masuk ke situs atau memasukkan informasi penting pada suatu laman.Jika situs menggunakan sertifikat Extended Validation SSL (EV-SSL), nama organisasi juga akan tampil di sebelah ikon dalam warna hijau.



Situs ini menggunakan SSL, tetapi Google Chrome mendeteksi ada konten yang tidak aman pada laman. Hati-hati jika Anda memasukkan informasi penting pada laman ini. Konten semacam itu dapat menjadi celah bagi orang berniat jahat untuk mengubah tampilan laman.




Site menggunakan SSL, namun Google Chrome telah mendeteksi konten tidak aman berisiko tinggi di laman atau pun masalah dengan sertifikat situs. Jangan masukkan informasi penting pada laman. Sertifikat tidak valid atau masalah https yang gawat menandakan adanya pihak yang mencoba memalsukan sambungan Anda ke situs.
IDENTITAS SITUS

Icon
Pengertian


Sertifikat keamanan situs valid dan telah diverifikasi oleh otoritas pihak ketiga yang tepercaya.


Situs tersebut belum menyediakan sertifikat keamanan kepada browser. Hal ini wajar untuk situs HTTP biasa (lihat ikon Blank page icon di bilah alamat), karena sertifikat biasanya diberikan hanya jika situs menggunakan SSL.



Google Chrome mendeteksi ada masalah dengan sertifikat situs. Anda harus berhati-hati untuk melanjutkan penggunaan situs karena situs mungkin berpura-pura menyerupai situs lain untuk mengecoh Anda membagikan informasi pribadi atau penting lainnya dengan mereka.




Sambungan Anda ke situs dienkripsi, namun Google Chrome mendeteksi skrip campuran pada laman. Hati-hati jika Anda memasukkan informasi pribadi pada laman ini. Skrip campuran dapat menjadi celah bagi orang berniat jahat untuk mengambil alih laman. Konten ini dapat berupa skrip atau video pihak ketiga yang tersemat pada laman.Jika Anda tersambung ke internet lewat jaringan nirkabel publik, skrip campuran sangat berisiko karena jaringan nirkabel lebih mudah diutak-atik dari jaringan kabel.


Referensi :
https://www.indoworx.com/pengertian-https-apa-itu-https/
http://www.belajarkuh.com/2017/12/pengertian-https-dan-fungsinya.html
http://www.teorikomputer.com/2017/01/pengertian-dan-fungsi-https-hypertext.html

Pengertian Point to Point, Point to Multipoint Dan Multipoint to Multipoint


PENGERTIAN POINT TO POINT
Point To Point yang sering dikenal PTP/PPP, merupakan salah satu WAN protocol selain HDLC. PPP ini menggunakan skema dua titik seperti sebutannya point to point. Artinya, protokol ini digunakan untuk mengkoneksikan (menghubungkan) 2 device dalam suatu jaringan. Selain itu PPP ini bersifar Open Standard. Berbeda dengan protokol WAN lainnya yaitu HDLC. PPP ini tidak hanya dapat menjalankannya di Router cisco, akan tetapi, semua platform lainnya dapat menjalankan protokol ini seperti mikrotik, windows, dan lain-lain. Protocol PPP ini memiliki fitur/kelebihan seperti mengurangi jumlah bit, Error Detection (dapat mendeteksi errot saat mengirim sebuah frame).

CONTOH POINT TO POINT
  • Koneksi antara sebuah router dengan sebuah router lainnya menggunakan kabel cross
  • Koneksi antara sebuah komputer/laptop dengan sebuah komeputer/laptop lainnya menggunakan kabel cross

SUB PROTOCOL DARI POINT TO POINT
  • Link Control Protocol, Berfungsi untuk membangun jalur (sambungan) point to point, mengkonfigurasi dan mengetes koneksi data link layer.
  • Network Control Protocol, berfungsi untuk konfigurasi berbagai protocol pada network layer


MACAM-MACAM AUTHENTICATION PADA PPP
  • CHAP (Chalange Handsake Authentication Protocol) adalah skema yang digunakan PPP Server untuk mengidentifikasi klien jarak jauh. Skema ini lebih secure (aman) dibanding PAP karena ini dilengkapi dengan enkripsi. 
  • PAP (Password Authentication Protocol), Untuk menggunakan PAP sangat dibutuhkan password untuk host (client) yang ingin terkoneksi. Akan tetapi, terdapat kelemahan dalam menggunakan PAP seperti password yang dipakai / digunakan tidak terenkripsi, sehingga dapat terlihat (kurang secure)

KELEBIHAN POINT TO POINT
  • Tidak memerlukan seorang administrator jaringan
  • Tidak memerlukan software adminitrasi jaringan khusus

KEKURANGAN POINT TO POINT
  • Jaringan tidak terlalu besar dan tidak bisa diperbesar (tetap)
  • Tidak ada yang memanajemen jaringan
  • Tingkat keamanan rendah

PENGERTIAN POINT TO MULTIPOINT

Koneksi Point to Multipoint merupakan koneksi antara beberapa perangkat atau lebih dalam satu lingkup jaringan yang digunakan bersama. Maksudnya, satu base station memberikan pelayanan kepada ratusan pelangan yang berbeda-beda baik layanan yang menyangkut bandwidth atau layanan lainnya yang telah disediakan.

Sebagai contoh, Jaringan Point to Multipoint biasanya diterapkan dalam konsep penggunaan access point nirkabel. Seperti, menyediakan koneksi antar perangkat yang terhubung ke access point dalam satu lingkup wilayah yang sama. Si perangkat tersebut tidak berkomunikasi satu dengan perangkat lainnya secara langsung, akan tetapi, harus dalam satu lingkup wilayah untuk dapat berkomunikasi.

KEUNTUNGAN POINT TO MULTIPOINT
Koneksi Point-to-Multpoint menawarkan beberapa keuntungan untuk operator, sebagai berikut :
  • Lower entry and deployment costs. Operator dapat menyediakan layanan dengan biaya awal dan pengenmbangan yang lebih rendah dibandingkan jaringan yang konvensional (dengan kabel)
  • Faster and Easier Deployment. Sistem dapat dikembangkan secara tepat dengan resiko gangguan yang minimal pada komunitas dan lingkungan.
  • Faster realization easier of revenue. Dengan cepatnya pengembangan menggunakan jaringan wireless (nirkabel), si penyedia layanan internet akan dapat memperoleh pengembalian investasi lebih awal keduanya

PENGERTIAN MULTIPOINT TO MULTIPOINT
Multipoint to Multipoint adalah menghubungkan dari banyak perangkat/komputer ke banyak perangkat/komputer lainnya. dan jaringan ini biasanya digunakan untuk jaringan hotspot juga tetapi menggunakan konfigurasi repeater.


Referensi :
http://muhammadichsan23.blogspot.com/2016/08/pengertian-point-to-point-point-to.html
https://tkj-webtutorial.blogspot.com/2017/01/materi-jaringan-point-to-point-point-to.html